Semangat Beribadah dgn Meyakini Hari Akhir ( Materi PAI kelas XII)

Semangat Beribadah dgn Meyakini Hari Akhir adalah Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XII SMA Semester 1 Sesuai dengan Kurikulum 2013 Revisi Terbaru.

A. Tadarus al-Qur'an 5-10 Menit Sesuai Tema

Kegiatan tadarus al-Qur'an bertujuan menumbuhkan keinginan peserta didik untuk mentadabburi dan mengetahui manfaatnya, yaitu faham makna al-Qur'an dan mengetahui rahasia keagunganya.

dengan mengetahui manfaatnya, siswa diharapkan dapat melaksanakan dan mengikutinya karena al-Qur'an sudah membekas didalam jiwa (Q.S. Thaha/20:112-113, Q.S. al-Baqarah/2:38), sehingga peserta didik akan memperoleh ketentraman dan kebahagiaan (Q.S. Taha/20:23).

B. Menganalisis dan Mengevaluasi Makna Iman kepada Hari Akhir.

Pengertian iman kepada hari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan iniakan ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat.

Pengertian iman kepada hari akhir/kiamat terbagi dua yaitu pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah. Pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah percaya akan datangnya hari akhir/kiamat. Sedangkan Pengertian iman kepada hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah mempercayai dan menyakini akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini.

1. Kiamat Sugra (kiamat kecil)
Kiamat sugra atau biasa disebut dengan nama kiamat kecil merupakan berakhirnya kehidupan sebagian makhluk di dunia ini, baik itu secara individu maupun secara kelompok. Arti dari Kiamat Sugra adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua mahluk termasuk manusia yang bersifat lokal atau individu.

Pasti, semua makhluk hidup yang bernyawa di dunia ini akan mengalami kematian. Tak ada makhluk di dunia ini yang akan kekal abadi. Semua musnah dan binasa.

Firman Allah Swt. dalam Q.S. Ali Imran / 3:185: yang Artinya " tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu, barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".

2. Kiamat Kubra (kiamat besar)
Kiamat kubra ini dapat disebut dengan kiamat besar. Arti dari Kiamat Kubra adalah peristiwa hancurnya alam semesta dengan semua isinya termasuk bumi, matahari, dan planet-planet lainnya.

Proses terjadinya hari kiamat tersebut dijelaskan oleh Allah Swt. dalam banyak ayat, diantaranya dalam Q.S. at-Takwir/81:1-3 yang Artinya : "Apabila matahari digulung, apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan".

Ada banyak sekali dalil tentang kiamat kubra ini, diantaranya adalah pada Q.S. Al - Qori'ah ayat 4 dan 5 yang artinya :
Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebangan. (Ayat 4)
Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Ayat 5)

Kiamat kubra ini ditandari dengan ditiupnya terompet sangkakala oleh Malaikan Israfil. Tidak ada yang tahu kapan terjadi kiamat besar ini, kecuali Allah swt. Bahkan Nabi Muhammad saw pun tidak tahu, tetapi Rasulullah saw telah memberikan tanda-tandanya sebelum datangnya hari kiamat.

Tanda-tanda kecil kiamat kubra ini adalah diutusnya Nabi Muhammad saw sebagai nabi terakhir, merajalela minuman keras (khamr) dan praktek perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan dan lain sebagainya.

Sementara itu tanda-tanda besar datangnya kiamat kubra adalah terbitnya matahari dari arah barat, lenyapnya Al Qur'an, Munculnya Ya'juj dan Ma'juj, munculnya dajjal, rusaknya Ka'bah, dan keluanya binatang ajaib yang bisa berbicara dan lain sebagainya.

Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan

  1. Kiamat menurut ilmu fisika : Letak matahari diperkirakan 150 x 10'6 kilometer jauhnya dari bumi. Sinar matahari akan sampai ke bumi dalam waktu 8 menit 20 detik. Para fisikawan telah menghitung energi matahari yang dipancarkan sama dengan 5,7 x 10'27 kalori per menit dan mampu menyala selama 50 miliar tahun. dengan demikian, waktu menyala bagi matahari juga terbatas dan pada suatu saat nanti matahari tidak akan bersinar lagi

  2. kiamat menurut ahli astronomi :  Ahli astronomi menjelaskan bahwa planet-planet beredar di angkasa mengelilingi matahari. Peredaran ini berjalan rapi tanpa terjadi tabrakan dan benturan karena adanya daya tarik-menarik yang seimbang dan serasi. Namun, menurut ilmu alam, daya tarik-menarik tersebut tidak selamanya utuh. Daya itu makin lama makin habis. Bisa kita bayangkan, seandainya suatu saat nanti keseimbangan itu tidak ada lagi, bumi akan meluncur dengan kekuatan yang mahadahsyat menabrak matahari. dengan demikian, hancurlah bumi ini.

  3. kiamat menurut ahli geologi : Menurut ilmu geologi, bumi ini terdiri dari semacam gas panas (nebula). Di dalam perut bumi, masih tersimpan gas-gas panas yang karakternya berkembang dan mendesak keluar.Bumi tidak meletus akibat desakan ini karena diimbangi oleh tekanan atmosfir dari luar. Suatu saat, tekanan dari dalam itu akan lebih kuat sehingga terjadi gempa dan letusan gunung. Namun, suatu saat tekanan gas dari dalam melemah dan habis sama sekali karena gas yang lambat laun menjadi cair dan beku. Sementara itu, tekanan dari luar makin kuat sehingga bumi akan hancur dan isinya beramburan.

  4. kiamat menurut ahli kimia : Setiap Nuklir yang diuji-cobakan di bumi, seperti baru-baru ini oleh Korea Utara, membuat bumi bergetar dan bergetarnya bumi telah membuat poros edar bumi terhadap matahari berubah. Sekarang manusia merasakan perubahan iklim menjadi panas yang luar biasa. Para ilmuwan memperkirakan teori efek rumah kaca (Green House Effect), yaitu pencemaran udara di bumi akan mengakibatkan bertambah panasnya suhu udara dibumi dan menipisnya lapisan ozon membuat sinar matahari dapat langsung tanpa hambatan ke bumi. Mereka mengesampingkan kemungkinan berubahnya poros edar bumi terhadap matahari dan semakin mendekati matahari. Dan apabila kombinasi perang nuklir pada perang dunia III dan perubahan iklim di bumi yang selain efek rumah kaca juga diperparah oleh berubahnya poros bumi semakin mendekati matahari, maka dapat dipastikan musnahnya kehidupan dibumi ini. Siapapun tidak akan bisa bertahan hidup dengan radiasi nuklir yang diledakkan, kalaupun bisa, mereka tidak akan bertahan hidup karena nuklir mengubah poros edar bumi semakin mendekati matahari dan efek rumah kaca. Bumi yang semakin panas akan membuat spesies manusia musnah.

C. Periode Hari Akhir.

Tahapan periode hari akhir atau hari kiamat, yaitu setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa'. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Yaumul Ba'ats
Sesudah hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari kebangkitan. Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kubur. Firman Allah Swt.: "Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitahukan-Nya

kepada mereka apa saja yang mereka telah kerjakan, dan Allah mengumpukan semua amal perbuatan mereka padahal mereka sudah melupakannya dan Allah menyaksikan atas segala sesuatu." (Q.S. al-Mujadalah/58:6).

2. Yaumul Hasyr
Yaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar (tempat berkumpul). Firman Allah Swt.: "Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka." (Q.S. al-Kahfi/18:47).

3. Buku Catatan
Setiap manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan (kitab perjalanan hidup) yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan 'Atīd. Kitab catatan ini berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.: "Dan diletakkan kitab, lalu akan kamu lihat rang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya dan mereka berkata "Wahai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak melupakan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya. Mereka memperoleh di hadapan mereka apa-apa yang telah mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak akan menganiaya seseorang pun." (Q.S. al-Kahfi/18:49).

4. Yaumul Hisãb dan Mizan
Yaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi saksi. Firman Allah Swt.: "Pada hari itu lidah, tangan, dan kaki masing-masing menjadi saksi atas perbuatan yang telah mereka kerjakan." (Q.S. an-Nur/24:24). Tahapan selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya. Firman Allah Swt.: "Dan Kami letakkan timbangan yang tepat (adil) pada hari kiamat dan tidak seorang pun dirugikan walau sedikit. Dan jika amalan itu hanya seberat zarrah pasti kami berikan (pahalanya). Dan cukuplah kami saja yang memperhitungkannya." (Q.S. al-Anbiya'/21:47).

5. As-Sirat
As-Sirāt adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati As-Sirāt itu tergantung kepada amal setiap manusia. Rasulullah saw. bersabda: "Terbentanglah jembatan (As-Sirāt) itu di antara dua tepi Neraka Jahanam." (H.R. Muslim).

6. Yaumul Jaza'
Yaumul Jaza' yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. (Jaza'). Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia. Firman Allah: "Pada hari itu tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang telah diusahakannya. Tidak seorang pun dirugikan pada hari tersebut. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya." (Q.S al-Mukmin/40:17).

7. Balasan Perbuatan Baik dengan Surga
Setelah seluruh manusia dihisab dan melalui timbangan, mereka diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya. Pada saat itu terbagilah manusia menjadi dua golongan. Adapun bagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara,yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada hamba-Nya (Perhatikan! Q.S. al-Hāqqah/69:21-24), (Q.S. al-Wāqi'ah/56:8-40).

8. Balasan Perbuatan Buruk dengan Neraka
Adapun orang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat,maksiat tercela,dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang jahat pula.

Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Gāsyiyah/88:4-7: "Memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar."

D. Hakikat dan Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir.

1.Hakikat Hari Akhir ;
Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Oleh sebab itu, keimanan kepada Hari Akhir hendaknya dijadikan landasan utama untuk menyadarkan diri agar selalu taat kepada ajaran Allah Swt. Banyak ayat dan hadis yang memerintahkan kita agar meyakini datangnya Hari Akhir, di antaranya adalah firman Allah Swt. pada Q.S. al-Baqarah/2:4
berikut:

Artinya:
“Dan mereka yang beriman kepada (al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”.

Kemudian dalam percakapan Rasulullah dengan malaikat Jibril yang panjang tentang iman, Islam, dan Ihsan,

beliau bersabda (ketika ditanya tentang iman):
Artinya: “Beliau menjawab: “Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikatnya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, han akhir, dan takdir baik dan buruk” (H.R. Muslim).

Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa meyakini adanya Hari Akhir merupakan salah satu ciri orang beriman. Sedangkan dalam penggalan hadis di atas, Rasulullah saw menyebut Hari Akhir sebagai salah satu perkara yang wajib diyakini, yang kemudian disebut rukun iman.

Hakikat beriman kepada hari akhir berarti percaya dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan yang kekal hanyalah di akhirat.

2.Hikmah Hari Akhir ;
Semua ciptaan Allah swt yang lahir di dunia mempunyai hikmah karena Allah swt tidak menjadikan sesuatu sia-sia belaka tanpa tujuan dan hikmah di dalamnya. Dibawah ini beberapa hikmah iman kepada hari akhir.
  1. Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah swt di dunia dan akhirat.
  2. Menyejukan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengans segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini.
  3. Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah swt dengan mengharapkan mau’nah nya pada hari itu.
  4. Senantiasa termotivasi untuk beramal dengan baik dan ikhlas.
  5. Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya.
  6. Menjauhkan diri dari asumsi-asumsi yang mengkiaskan apa yang ada di dunia ini dengan yang ada di akhirat.

E. Menyajikan kaitan antara Beriman Kepada Hari Akhir dengan Perilaku Jujur, Bertanggung Jawab dan Adil.

/semangat-beribadah-dgn-meyakini-hari-akhir

0 Response to "Semangat Beribadah dgn Meyakini Hari Akhir ( Materi PAI kelas XII)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel