Kebutuhan Ekonomi dan Benda Pemuas Kebutuhan

Kebutuhan

Secara umum kebutuhan manusia diartikan sebagai segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk menjaga kelangsungan hidup dan mencapai kemakmuran. Pada dasarnya setiap manusia memiliki kebutuhan yang beragam dan tidak pernah terputus. Satu kebutuhan telah terpenuhi, maka akan muncul kebutuhan yang lainnya, yang ingin segera terpenuhi juga.


Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas sementara persediaan dan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia bersifat terbatas. Kondisi demikan menimbulkan ketidakseimbangan antara sumber daya yang dimiliki dengan jumlah kebutuhan, yang dikenal sebagai kelangkaan (scarcity). Oleh karena itu, ilmu ekonomi sangat penting untuk dipelajari guna memahami keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan dan menyusun skala prioritas, sebagai pengendali diri agar setiap kebutuhan terpenuhi secara optimal, di tengah keterbatasan kemampuan manusia.

Jenis-jenis Kebutuhan

Kebutuhan manusia yang beragam dan tidak terbatas, dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori yaitu berdasarakan intensitas, sifat, waktu dan subjek.

Kebutuhan berdasarkan intensitas (tingkat kepentingan kebutuhan)

  • Kebutuhan primer. Primer berasal dari bahasa latin, yaitu primus yang berarti pertama. Menurut etimologis, kebutuhaan primer adalah kebutuhan yang pertama harus dipenuhi manusia demi kelangsungan hidup. Kebutuhan primer mencakup kebutuhan akan pangan (makanan/minuman), sandang (pakaian) dan papan (tempat tinggal).
  • Kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan kedua yang muncul setelah kebutuhan primer terpenuhi. contoh : peralatan rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, radio dan televisi.
  • Kebutuhan tersier. Kebutuhan tersier merupakan kebutuhan ketiga setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder  terpenuhi atau kebutuhan yang berhubungan dengan kemewahan. kebutuhan ini ditujukan untuk kesenangan manusia, contoh kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah.

Kebutuhan Ekonomi dan Benda Pemuas Kebutuhan
Contoh Kebutuhan

Kebutuhan berdasarkan sifat
Kebutuhan ini dibedakan menurut dampak atau pengaruhnya terhadap jasmani dan rohani manusia.

  • Kebutuhan jasmani. Kebutuhan jasmani merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan jasmani atau fisik manusia. Contoh: makanan, pakaian, tempat tinggal, dan olahraga.
  • Kebutuhan rohani. Kebutuhan rohani merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan jiwa manusia. Contoh : ibadah, musik, menonton bola dan rekreasi.

Kebutuhan berdasarkan waktu

  • Kebutuhan sekarang. Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan, seperti  makan di saat lapar dan obat pada saat sakit.
  • Kebutuhan masa depan. Kebutuhan masa depan yaitu kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda untuk waktu yang akan datang, sepert tabungan hari tua dan asuransi.

Kebutuhan berdasarkan subjek
Kebutuhan ini dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan. Kebutuhan ini meliputi :

  • Kebutuhan individu. Kebutuhan individu atau perorangan mencakup hal-hal yang diperuntukkan bagi perorangan dan kebutuhan ini berbeda bagi setiap orang. seperti pelajar membutuhkan seragam sekolah, tentara membutuhkan senjata.
  • Kebutuhan kolektif/sosial. Kebutuhan kolektif disebut juga kebutuhan bersama, karena mencakup kepentingan umum, seperti rumah sakit, jalan raya dan jembatan.


Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan

Kebutuhan yang berbeda-beda dimiliki oleh manusia, hal tersebut dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut :

Keadaan alam
Perbedaan keadaan alam mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Orang yang tinggal di daerah kutub yang luar biasa dingin membutuhkan pakaian tebal untuk menahan hawa dingin yang serasa menggigit tulang. Sedangkan orang yang tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian tipis. Tampaknya keadaan alam mendorong manusia membutuhkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan.

Adat itiadat
Perbedaan tradisi dan adat istiadat masyarakat mengakibatkan perbedaan kebutuhan masyarakat. Misalnya tradisi upacara perkawinan yang berbeda antar suku, perbedaan pakaian dan rumah tradisional.

Peradaban
Peradaban juga berpengaruh terhadap kebutuhan. Makin tinggi peradaban, makin tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan. Kebutuhan manusia pada masa primitif, berbeda dengan kebutuhan manusia zaman sekarang. Kebutuhan masyarakat primitif lebih menekankan kebutuhan primer, kebutuhan itu pun dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan misalnya, mereka hanya tinggal mengambil dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.

Agama
Perbedaan agama mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Contoh masjid dibutuhkan umat islam untuk digunakan sebagai tempat ibadah, sementara umat kristen membutuhkan gereja.

Usia
Setiap kelompok usia seperti balita, remaja dan kelompok usia dewasa memiliki kebutuhan yang tidak sama. Kebutuhan balita berbeda dengan kebutuhan orang dewasa, bayi membutuhkan dot untuk konsumsi susu, sementara kelompok usia lain cukup menggunakan gelas.

Jenis kelamin
Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan dengan karakteristik yang berbeda. Perbedaan tersebut meyebabakan perbedaan kebutuhan, seperti kebutuhan pakaian yang berbeda, perempuan memakai gaun, sementara laki-laki memakai kemeja dan jas.

Benda Pemuas Kebutuhan

Benda merupakan alat pemenuhan kebutuhan manusia yang mempunyai bentuk fisik. Sama halnya seperti kebutuhan, jumlah benda yang beragam juga dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, yaitu berdasarkan cara memperolehnya, kegunaannya, hubungan dengan benda lain dan berdasarkan prosesnya.

Berdasarkan cara memperolehnya
  • Benda ekonomi.Benda ekonomi adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas sehingga diperlukan pengorbanan untuk memperolehnya. Contoh pakaian di butik, ikan di pasar.
  • Benda bebas. Benda bebas adalah benda yang tersedia di alam dalam jumlah yang sangat banyak, sehingga untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. Contoh udara, cahaya matahari, air di laut.


Menurut kegunaan
  • Benda konsumsi. Benda konsumsi, yaitu benda yang dapat langsung digunakan memenuhi kebutuhan, contoh  : makanan, pakaian, buah-buahan.
  • Benda produksi. Benda produksi, atau disebut juga barang modal. Benda ini dapat digunakan untuk memproduksi benda lain. Yang termasuk benda produksi adalah peralatan, dan mesin-mesin.

Menurut hubungannya dengan benda lain
  • Benda komplementer. Benda komplementer adalah benda yang dalam penggunaannya harus bersama-sama dengan benda lainatau benda yang saling melengkapi. Misalnya: minyak dan kompor, bensin dengan sepeda motor. 
  • Benda substitusi. Benda substitusi adalah benda yang dalam penggunaannya dapat saling menggantikan, misalnya singkong dapat menggantikan beras, jasa bus dapat menggantikan kereta api. 

Menurut proses pembuatannya. 
  • Bahan mentah (bahan baku). Bahan mentah adalah barang yang belum diolah atau belum mengalami proses produksi, seperti: hasil hutan, hasil pertanian, atau barang tambang. 
  • Bahan setengah jadi. Barang setengah jadi adalah barang yang sudah diproses namun belum siap pakai, misalnya: barang untuk industri kecil, kulit untuk sepatu, kain untuk membuat baju, dsb.
  • Barang jadi. Barang jadi adalah barang yang sudah diproses dan siap pakai, seperti: meja, kursi, sepeda, kemeja, dsb.
  • Barang penolong/pelengkap. Barang penolong adalah barang pelengkap dalam proses produksi, seperti aksesoris.

Kegunaan Benda

Sehubungan dengan usaha manusia meningkatkan kegunaan suatu benda guna memenuhi kebutuhan secara optimal, kegunaan benda dibedakan sebagai berikut :

Kegunaan bentuk (from utility
Bertambahnya kegunaan benda akibat adanya perubahan bentuk, misalnya rotan menjadi kursi, kain menjadi baju.

Kegunaan tempat (place utility)
Bertambahnya kegunaan benda akibat adanya perbedaan tempat. kegunaan benda terjadi karena benda tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih membutuhkan. Untuk kegiatan ini peranan transportasi sangat penting. misalnya batu di gunung akan memiliki nilai lebih tinggi jika berada di tempat pembangunan.

Kegunaan waktu (time utility)
Kegunaan waktu ini menunjukkan manfaat suatu benda pada waktu atau situasi tertentu. Misalnya payung ketika hujan, obat ketika sakit.

Kegunaan kepemilikkan (ownership utility)
Kegunaan benda ini terjadi setelah seseorang memiliki benda tersebut, misalnya sepatu yang ada di toko kurang berguna tetapi setelah sepatu tersebut dibeli dan dimiliki dapat digunakan untuk ke sekolah atau berolah raga.

Kegunaan dasar (elementary utility)
Kegunaan benda terjadi karena suatu benda memiliki kandungan dasar yang bermanfaat, seperti baterai untuk menggerakan mainan.

Kelangkaan

Kelangkaan adalah keadaan dimana kebutuhan yang tidak sesuai dengan alat pemuas kebutuhan. dengan kata lain kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas.
Faktor-faktor penyebab kelangkaan
Kelangkaan benda pemuas kebutuhan dapat terjadi karena beberapa faktor berikut :
  • Terbatasnya persediaan sumber alam
  • Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah alam
  • Keserakahan manusia yang berakibat berkurangnya benda pemuas kebutuhan, misalnya akibat penebangan hutan secara liar.
  • Meningkatnya kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan manusia untuk memenuhi kebutuhan
  • Bencana alam

0 Response to "Kebutuhan Ekonomi dan Benda Pemuas Kebutuhan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel