Menentukan Watak, Amanat, Makna Simbol, dan Isi Tersirat Teks [Soal + Jawaban]

Contoh Soal UNBK Bahasa Indonesia Kelas 9 - Selamat belajar, dan semoga apa yang kalian pelajari saat ini bisa bermanfaat nanti ketika telah menempuh ujian nasional. Salam sukses dan jangan lupa selalu berdoa.



Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!
(1) Kebiasaan itu berlangsung terus. (2) Kakek mesti membawakan sesuatu untuk cucunya. (3) Cucu, demikian ia memanggil anak saya. (4) Kadang-kadang, anak saya tidak terbangun, misalnya karena terlalu lelah. (5) Terpaksalah saya berdiri sendiridi serambi menantikan kakek itu.
1. Bukti tokoh kakek suka memberi ditunjukkan oleh kalimat nomor ....
A. (5)
B. (4)
C. (2)
D. (1)

Kunci Jawaban: C

2. Watak tokoh kakek digambarkan melalui ....
A. penjelasan langsung oleh penulis 
B. dialog dengan tokoh lain
C. pelukisan tindakan
D. diceritakan tokoh lain

Kunci Jawaban: A

3. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sana itu?" Ia menjawab," Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Anda tak punya hati!". Ia membuka pintu tempat tinggalnya.
"Tolong kataka, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya lagi!"
Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras. "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan," jawabnya dengan suara terbata-bata.
"Eric.... maafkan Ibu, Nak!" Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan.
Amanat yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. Tidak ada kata terlambat untuk memaafkan
B. Kita harus menyesuaikan diri di mana pun kita berada
C. Pikirkan dulu sebelum bertindak, sesal kemudian tidak berguna
D. Kita harus menghormati ibu yang telah melahirkan 

Kunci Jawaban: C

Bacalah kutipan fabel berikut untuk menjawab soal nomor 4-6!
Pada zaman Mesir kuno hiduplah seorang raja yang sangat terkenal keadilannya. Raja tersebut sangat mencintai rakyatnya begitu pula sebaliknya. Bahkan, raja tersebut dalam mencintai keluarganya tidak melebihi cintanya kepada rakyatnya. Apabila ada anggota keluarga yang bertindak salah, tetaplah dihukum sebagaimana peraturan yang berlaku di kerajaannya. Satu lagi keistimewaan raja tersebut, beliau adalah penyayang binatang.
Suatu pagi sang raja sedang berjalan-jalan untuk menemui seekor semut. Si semut merasa senang dan bangga mendapat kunjungan dari raja.
"Bagaimana kabarmu, semut?" Tanya sang raja.
"Hamba baik-baik saja, Baginda," jawab semut gembira.
"Dari mana saja kau pergi?"
"Hamba sejak pagi pergi ke beberapa tempat, tetapi belum juga mendapatkan makana, Baginda."
"Jadi, sejak pagi kamu belum makan?"
"Benar, Baginda."
Raja yang adil itu pun termenung sejenak, lalu berkata, "Hai, semut, berapa banyak makanan yang kau perlukan dalam setahun?"
"Hanya sepotong roti saja, Baginda," jawab semut.
"Kalau begitu, maukah kau kuberi sepotong roti untuk hidupmu setahun?"
"Hamba sangat senang, Baginda."
4. Watak tokoh raja dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
A. Sabar
B. Jujur
C. Rendah hati
D. Penyayang

Kunci Jawaban: D

5. Suasana kutipan fabel tersebut adalah ....
A. Senang
B. Khawatir
C. Takut
D. Sedih

Kunci Jawaban: A

6. Amanat dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
A. Jangan membeda-bedakan orang lain
B. Berbagilah dengan sesama
C. Bekerjalah untuk mendapatkan hasil
D. Bantulah sesamamu saat membutuhkan

Kunci Jawaban: B

Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 7 dan 8!
Pendek kata, kami telah bersahabat dengan baik. Saya mengantar makanan dari istri saya untuk kakek dan anak saya selalu menerima dari kakek macam-macam makanan. Orang kampung suka mengabarkan makanan-makanan yang istemewa bagi tempat-tempat tertentu. Dusun mana ada makanan enak apa dan seterusnya. Itulah yang sering dibawa oleh kakek. Saya jadi kenal dengan macam-macam makanan.
7. Makna simbol makanan dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. makanan melambangkan kekayaan
B. makanan melambangkan kemakmuran
C. makanan melambangkan kesetiaan
D. makanan melambangkan persahabatan

Kunci Jawaban: D

8. Isi tersirat kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. makanan istimewa ada di tempat-tempat tertentu
B. makana dapat menjalin persahabatan seseorang dengan orang lain
C. kakek sering membawakan makanan pada tokoh saya
D. tokoh saya sering mengantarkan makan untuk kakek

Kunci Jawaban: B

Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10!
Gagak merasa kurang percaya diri. Itu karena teman-teman suka menggodanya. Sebanarnya maksud kijang ,jerapah, dan kelinci hanya bercanda.
"Weekkk .... gagak warnanya hitam, tentu badannya bau weekk!"
Nah, sekarang gagak ingin badannya wangi. Kebun bunga mawar di ujung hutan akan dipetik sampai habis. Semua bunga akan dioleskan ke badan gagak setiap hari.
Diam-diam kancil yang mengetahui rencana gagak memutar otak. Siang itu, sambil bersiul-siul parau, gagak menuju kebun bunga mawar. Teman-teman mencoba mencegahnya,tetapi gagal. Gagak tersenyum bahagia memandangi bunga-bunga mawar yang akan dihabiskannya itu.
Tiba-tiba, "Lho, bau apa ini? Kok bunga mawar seperti ini baunya, ya?" Teriak gagak sambil nyengir. Lama-lama bau tak sedap itu kian menyengat. Gagak jadi mual. Ia segera pergi.
"Huh, terlalu! Mawar sekarang baunya busuk!" gerutu gagak berulang-ulang. 
Semua terheran-heran melihat gagak tiba-tiba membatalkan niatnya merusak tanaman mawar. Sementara itu, kancil diam-diam merasa geli. Ya, ia membersikan kembali kebun mawar yang tadi ditaburi kotoran sapi. Gara-gara bau kotoran sapi tadi gagak mengurungkan niatnya menggunakan bungan mawar untuk membuat badannya wangi.

9. Simbol bunga mawar pada kutipan fabel tersebut mengandung makna ....
A. keharuman
B. kesucian
C. kemurnian
D. kebusukan

Kunci Jawaban: A

10. Isi tersirat kutipan fabel tersebut adalah ....
A. bungan mawar dapat mengharumkan tubuh
B. teman-teman suka meledek gagak
C. niat tidak baik gagak digagalkan kancil
D. gagak tidak percaya diri karena hitam dan bau

Kunci Jawaban: C

Paragraf berikut untuk soal nomor 11 dan 12
Pengungkapan kasus paracetamol, caffeine, dan carisoprodol oleh Bareskrim Polri baru-baru ini telah mengejutkan masyarakat. Korban yang terpapar berskala luas, tidak terbatas hanya di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Medan, Sumatera Utara, tetapi menyebar ke beberapa kota di Indonesia. Kasus paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC) ini tidak terlepas dari lemahnya pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Badan POM harus dapat memonitor dan mengawasi pedagang besar farmasi dan apotek bahkan sampai di toko obat di seluruh pelosok negeri. Jika peredaran obat tidak segera dimonitor dan diawasi, korban yang merupakan generasi muda bangsa akan bertambah banyak.

11.Tujuan penulis dalam paragraf tersebut adalah…
A. mengungkap kasus peredaran obat PCC
B. memberi tahu jumlah korban obat PCC
C. memonitor dan mengawasi peredaran obat PCC
D. mengawasi apotek dan toko obat seluruh Indonesia
E. menyarankan BPOM mengawasi peredaran obat PCC

Kunci Jawaban : E

12.Keberpihakan penulis pada paragraf tersebut adalah….
A. apotek
B. BPOM
C. toko obat
D. generasi muda
E. Bareskim Polri

Kunci Jawaban : D

Teks berikut untuk soal nomor 13 dan 14
Aparat kepolisian di bawah Direktoral Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya beberapa minggu terakhir giat menggalakkan penertiban kendaraan yang melintasi dan parkir di trotoar. Keberadaan trotoar yang diperuntukkan khusus pejalan kaki kini sudah tidak nyaman karena harus berebut dengan pengendara sepeda motor. Kesadaran tertib berlalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor di ibu kota dan sekitarnya memang masih rendah. Aksi penolakan terhadap penertiban lalu lintas yang dilakukan para penegak hukum mendapatkan perlawanan. Padahal pengendara sepeda motor seharusnya menyadari untuk apa larangan itu dibuat.

Penerapan Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan harus terus disosialisasikan oleh aparat kepolisian agar pengendara sepeda motor yang ditertibkan tidak merasa dijebak. Dukungan tertib berlalu lintas memang tidak bisa dilakukan secara sepihak hanya oleh aparat. Dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam penyempurnaannya. Oleh karenaitu, kampanye yang dilakukan oleh sejumlah aktivis trotoar harus disambut baik dan mendapatkan dukungan dari semua kalangan. Hanya dengan kesadaran masyarakat, tata tertib bisa ditegakkan di jalan sehingga semua orang nyaman dalam berkendara, termasuk para pejalan kaki bisa menikmati jalurnya di trotoar.

13.Maksud penulis dalam paragraf tersebut adalah….
A. melarang pengendara sepeda motor untuk melewati trotoar yang digunakan bagi pejalan kaki
B. menjelaskan peraturan kepada pengendara sepeda motor bahwa trotoar digunakan bagi pejalan kaki saja
C. memberikan informasi kepada pembaca mengnai penyalahgunaan fungsi trotoar bagi ibu kota
D. mengimbau warga masyarakat untuk menggunkan fasilitas umum sesuai dengan fungsinya
E. menguraikan Kepolisian Daerah Metro Jaya tentang peraturan lalu lintas yang telah ditetapkan

Kunci Jawaban : D

14.Keberpihakan penulis dalam paragraf tersebut adalah kepada….
A. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya
B. pengendara sepeda motor
C. aparat kepolisian
D. aktivis trotoar
E. pejalan kaki

Kunci Jawaban : E

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang contoh soal UNBK Bahasa Indonesia kelas 9. Semoga soal-soal yang admin bagikan ini dapat bermanfaat buat peserta didik kelas 9. Terima kasih dan salam sukses.

0 Response to "Menentukan Watak, Amanat, Makna Simbol, dan Isi Tersirat Teks [Soal + Jawaban]"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel